GIAT

Tingkatkan Tata Kelola dan Akuntabilitas Kinerja, Jajaran Kejari HSS Ikuti Kick-Off Meeting Evaluasi AKIP dan Workshop Teknis Tahun 2026

KANDANGAN – Seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan (Kejari HSS) ikutserta secara aktif dalam kegiatan Kick-Off Meeting Pelaksanaan Penilaian Mandiri dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2026. Kegiatan yang dirangkai dengan Workshop Manajemen Risiko, Indeks Efektivitas Pencegahan Korupsi (IEPK), serta Teknis Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Bidang Pengawasan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan beserta segenap pegawai Kejari HSS dari ruang kerja masing-masing dengan penuh khidmat. Agenda nasional ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), akuntabel, transparan, serta berintegritas di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Dalam pembukaan kegiatan, ditekankan pentingnya penguatan implementasi AKIP yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi semata, melainkan pada pencapaian kinerja riil dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, materi mengenai Manajemen Risiko dan IEPK menjadi instrumen krusial untuk mengidentifikasi potensi hambatan serta memperkuat sistem pencegahan korupsi secara dini di lingkungan kerja.

Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan menyampaikan bahwa keikutsertaan seluruh elemen pegawai dalam agenda ini merupakan bentuk komitmen nyata Kejari HSS dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatkan mutu pelayanan publik.

"Keikutsertaan jajaran Kejari HSS dalam kick-off meeting dan workshop ini sangat penting untuk menyelaraskan pemahaman serta penyamaan persepsi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai AKIP, memperkuat manajemen risiko, serta menyusun SOP Bidang Pengawasan yang adaptif dan akuntabel demi mewujudkan Kejaksaan yang bersih dan terpercaya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan," tegasnya.

Melalui workshop teknis penyusunan SOP Bidang Pengawasan, diharapkan seluruh unit kerja di lingkungan Kejari HSS mampu menyusun standar operasional yang lebih terukur, sistematis, dan sesuai dengan regulasi terbaru. Hal ini menjadi benteng utama dalam mengawal pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum agar berjalan secara profesional, objektif, dan transparan.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme hingga akhir acara. Kejari HSS siap menindaklanjuti seluruh arahan dan teknik penyusunan yang telah dipaparkan demi tercapainya target kinerja organisasi secara optimal pada tahun 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *